Tanda Guppy Terkena Penyakit Busung | Sale Guppy Fish Indonesia

Guppy Busung
Penyakit busung atau hydro's disebabkan adanya gas amoniak atau asam lambung yang membuat
perut ikan menjadi kembung. Penyakit akibat gas amoniak ini masih bisa disembuhkan dengan cara tidak memberi pakan pada ikan guppy, hingga kotorannyabisa keluar. Namun dalam jangka waktu 3 hari perutnya masih besar tanpa diberi makan, berarti ikan guppy terserang bakteri salmonella.sp. Ikan yang terkena bakteri ini jarang dapat disembuhkan karena bakteri ini sudah menyerang organ bagian dalam tubuh sehingga ikan tidak bisa membuang kotorannya. Hal ini terjadi karena pakan yang diberikan kurang bersih, terutama pemberian bila diberikan pakan cacing sutera.



Gejala Serangan
Pada stadium tingkat awal, penyakit ini sulit terdeteksi. Biasanya ikan tampak kekenyangan dengan perut membesar. Namun, kalau diberi pakan, ikan tetap lahap memakannya. Selain itu, di dasar akuarium tidak terdapat kotoran sama sekali, karena ikan tidak dapat mengeluarkan kotorannya. Sementara sisik pada ikan terutama pada bagian perut tampak berdiri / ikan seperti 'merinding'.
Pada stadium yang sangat parah, adanya penyakit ini dapat dengan diketahui dari kondisi ikan yang sakit. Ikan akan selalu berada di permukaan air, pembengkaan di perut sudah sangat besar dan ikan hanya diam, sisik semakin mengembang, dan ikan kehilangan nafsu makan.


Pengobatan
Pengobatan dilakukan dengan memberikan medicated food yang mengandung antibiotika. Obat ini diberikan dengan dosis 4 x sehari selama 1 minggu. Perlu diingat bahwa selama ikan belum mengeluarkan kotoran, pakan seperti biasa belum bisa diberikan. Pakan dapat diberikan bila ikan sudah mengeluarkan kotoran dan pemberian antibiotika dihentikan.
Selain dengan obat medicated food, ikan  dapat direndam dengan antibiotika flagil 500 selama 1-2 jam. Selanjutnya ikan diberi pakan berupa kutu air sedikit-sedikit, dengan ikan masih dalam rendaman obat. Perlakuan tersebut agar obat ikut tertelan bersamaan dengan pakan.
Atau bila masih dalam stadium awal puasakan ikan selama 3 hari, hingga kotoran bisa keluar.


Pencegahan
Agar ikan terhindar dari serangan penyakit busung ini, pakan yang akan diberikan harus higienis. Bila menggunakan pakan berupa cacing sutera, pemberiannya adalah sebagai berikut ;
  • Rendam gumpalan cacing sutera yang baru kita ambil dari alam atau baru kita beli dari pedagang ikan, dalam wadah / baskom berdiameter 20 cm yang sudah diisi dengan air bersih. Gumpalan cacing harus sudah bersih dari kotoran kasar atau cacing yang mati.
  • Aduk airnya hingga gumpalan cacing terurai, lalu buang perlahan air yang keruh, dan usahakan agar cacing tidak ikut terbuang.
  • Isi kembali wadah dengan sedikit air bersih.
  • Tetesi wadah tersebut dengan obat antibiotika semisal blitz icht, sebanyak 1-2 tetes dan biarakan selama 1 jam hingga cacing berubah warna menjadi biru tua.
  • Tambahkan air setelah 1 jam dibiarkan hingga gumpalan cacing terendam, lalu aduk kembali hingga gumpalan cacing terurai. Selanjutnya buang air secara perlahan. Ulangi pembersihan hingga cacing berwarna kemerahan.
  • Isi kembali wadah berisi cacing sutera tersebut dengan sedikit air bersih dan biarkan selama semalam. Tujuannya untuk menghilangkan gas amoniak yang terdapat pada cacing. 
  • Ulangi cara pembersihan tersebut hingga tidak ada lagi lumpur atau kotoran yang melekat pada tubuh cacing sutera. Cacing yang sudah bersih siap diberikan ke ikan peliharaan kita

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.