Cara Budidaya Ikan Hias Guppy | Guppy Fish Indonesia

Cara Budidaya Guppy Hias

Cara Budidaya Ikan Hias Guppy  Sama seperti dengan ikan cupang dan ikan kecil lainnya. Tidak terlalu sulit untuk membudidayakannya.
Dan tidak terlalu mudah juga untuk menjaga kualitasnya. Butuh tangan yang dingin agar guppy bisa berkembang dengan cepat dan pesat. Disini admin akan membantu teman-teman untuk mengenal guppy lebih dalam dan teknik pembudidayaan guppy hias ini.

Sebelum budidaya sebaiknya (1) Persiapkan Semua Kebutuhan dan Perlengkapan Ikan guppy yang banyak diminati oleh kalangan menengah atas dan harga jualnya lebih mahal dari ikan-ikan kecil lainnya. Karena guppy memiliki warna dan sirip yang panjang, cantik dan bervariasi serta harga yang bervarian mulai dari 30rb hingga 1jt per pasangnya.


(2) Pemilihan Calon Induk Guppy dapat diperoleh setelah ikan guppy berumur 3-4 bulan. Untuk perkawinan, cukup dilakukan dalam masa 3 mingguan. Masa pemeliharaan induk dilakukan di wadah terpisah. Makanan yang diberikan dapat berupa larva Chironomus (yaitu chu merah) dan Daphnia (kutu air raksasa), yang diberikan dua kali sehari. Pergantian air dilakukan 2-3 hari sekali sebanyak 20-30% dari volume wadah pemeliharaan. (Baca juga: Membedakan Guppy Jantan dan Guppy Betina)

(3) Teknik Perkawinan Guppy Ikan guppy hias dapat dikawinkan baik secara berpasangan maupun dengan cara massal dengan perbandingan antara induk jantan dan induk betina 1:1. karena perkawinan ikan guppy secara massal tetapi belum tentu terjadi semua pada guppy di hari pertama setelah dicampurkan, maka biasanya lama pencampuran 4-7 hari. Selama waktu tersebut ikan guppy sudah kawin sehingga ikan betina dapat dipisahkan dari induk guppy jantannya agar tidak terganggu oleh induk guppy jantan. Induk betina yang sudah kawin tersebut dapat dipelihara diwadah akuarium berukuran cm atau di bak atau di baskom yang diberi aerator. (Baca juga: Teknik Persilangan Ikan Guppy.)

(4) Teknik Pemijahan setelah Perkawinan Setelah dua minggu dari waktu pemijahan, sudah dapat diketahui induk betina yang hamil dengan cara menerawang / melihat adanya daerah gelap pada bagian belakang sirip anal guppy dan perutnya sedikit membengkak. Induk ikan yang tidak hamil diambil dan dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan induk, sementara induk yang hamil dibiarkan disatukan atau disatukan ke wadah yang lain.




(5) Perawatan Anakan Guppy Jumlah anak guppy khususnya guppy kualitas import dari setiap kelahiran berkisar antara 10-100 ekor dengan perbandingan jenis kelamin sekitar 1:1. Anak ikan guppy yang lahir dipisah dari induk agar tidak terjadi persaingan dalam mendapatkan makanan. Selain itu, agar induk guppy tersebut mendapatkan makanan yang cukup sehingga kehamilan keduanya dapat menghasilkan anak dengan jumlah yang maksimal. Baca juga : Perawatan Anakan Yang Baru Lahir

(6) Pemberikan Pakan Anak Ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan. Setelah berumur satu hari, anak ikan diberi makan Artemia atau Kutu air yang kecil atau pelet halus. Sebaiknya pergunakan Artemia biar perkembangan anakan guppy lebih merata. Pemeliharaan anak ikan guppy import hias sebaiknya di ruangan yang bisa terkena sinar matahari sedikit agar warnanya semakin cemerlang. Wadah pemeliharaan anak ikan dapat berupa aquarium, bak beton atau bak plastik yang cukup luas yang dilengkapi dengan sistem aerator. Pergantian air dilakukan setiap dua hari sekali sebanyak 20-30% volume wadah pemeliharaan. Baca juga artikel:Perawatan Agar Guppy Cepat Besar

(7) Fase Sortir Ikan Berkualitas Seleksilah jenis kelamin dapat dilakukan setelah anak ikan guppy berumur satu bulan dengan cara melihat ciri kelamin sekundernya seperti sirip ekor lebih panjang, warna lebih bagus dan sirip anal yang runcing. Sebagian besar anak ikan betina yang dihasilkan bisa dijual atau dibuang dan sisanya dapat dipelihara lebih lanjut untuk dijadikan calon induk.











Cara Budidaya Ikan HiasGuppy Sama seperti dengan ikan cupang dan ikan kecil lainnya.

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.